Perbedaan Mesin Fotocopy Baru, Rekondisi dan Bekas Lokal

Author:
Perbedaan Mesin Fotocopy Baru, Rekondisi dan Bekas Lokal:

sobat havia, datang lagi CS ke layar monitormu, semoga kawan-kawan yang lagi asik dengan aktifitas online dan offlinenya saat ini masih dalam keadaan selalu dalam lindungang Yang Maha Kuasa, sehat wal afiat serta mendapatkan apa yang didambakan. Yang aka menjadi toik kita kali ini adalah mengenal lebih jauh tentang mesin fotocopy yang beredar di Indonesia, terutama yang terkait dengan aktifitas kita sebagai pengusaha fotocopy. Yup, terkadang kita sering mendengar ada saj yang menyamakan antara mesin fotocopy rekondisi dan bekas lokal. Nah, itu akan kita ulas di pertemuan kali ini. Apa perbedaan antara mesin fotocopy rekondisi dengan bekas lokal dan yang baru dari pabrik.
Mesin fotocopy baru, bukan rekondisi, apalagi bekas lokal
Sebelum kita mulai, mari ktia samakan persepris dulu, yang kita inginkan disini adalah memahami tentang perbedaan-perbedaan mendasar yang membedakan antara mesin fotocopy baru, bekas dan rekondisi.

Perbedaan Mesin fotocopy bekas lokal, baru dan rekondisi.

1. Tentang Mesin fotocopy Baru

Mesin cotocopy baru adalah seperti namanya "baru" mesin fotocopy ini adalah murni keluaran pabrik dan belum pernah digunakan sebelumnya. Jika anda membeli mesin jenis ini maka andalah yang pertama menggunakannya, bukan bukas pakai dari orang lain. andalah yang membuka pembungkus pabrikannya, menyetel atau bahkan menyalakannya untuk pertama kali.

2. Tentang Mesin Fotocopy Rekondisi

Kantor-kantor / perusahaan di negara-negara maju seperti Amerika, Jerman dan Kanada umumnya menyewa mesin fotocopy daripada membelinya secara tunai. Nah setelah habis masa kontraknya biasanya mesin-mesin ini akan kembali ke produsen atau distributor yang ditunjuk oleh produsen mesin fotocopy di negara tersebut. Nah mesin-mesin ini setelah kembali ke perushaan / pabrik akan di pilah yang masih layak pakai dan diperbaiki serta di poles kembali hingga performa maupun fitur-fiturnya kembali normal. Mesin-mesin ini kemudian di ekspor ke negara negar berkembang seperti Indonesia, Bangladesh, India, Pakistan dsb untuk dijual kembal idengan harga yang lebih murah hingga bahkan seperempat dari harga yang baru.

Walaupun bekas, mesin jenis ini tentunya akan lebih baik dari rekondisi / bekas lokal karena masa pakainya relatif akan lebih lama karena belum digunakan secara berlebih. terlebih lagi yang melakukan rekondisi adalah orang-orang / perusahaan yang telah memiliki akses yang mudah untuk mendpatkan keterangan tentang sparepart atau inti-inti perbaikan mesin shingga kembali ke performa awalnya.

3. Mesin Fotocopy bekas lokal

Diantara jenis-jenis mesin fotocopy yang telah kita sebutkan, mesin fotocopy bekas pakai lokal adalah yang kualitasnya paling buruk, mesin-mesin ini tak jarang telah digunakan secara berlebihan hingga mencapai couter juta-an lebar kopi. Kebanyakan mesin jenis ini tidak akan memiliki umur panjang jika anda memutuskan untuk membelinya. Mesin bekas lokal adalah mesin yang telah digunakan di indonesia, mungkin saja pengguna pertamanya membeli dari pengguna lokal juga, setelah direkondisi atau di poles ulang atau dibersihkan saja.

Demikian ulasan tentang perbedaan mesin fotocopy lokal, rekondisi dan baru pabrikan, kami tunggu komentar anda.